KEMEGAHAN MASJID AGUNG SIDOARJO

Jika kita warga Jawa Timur atau khususnya warga Sidoarjo sendiri maka akan terasa mengherankan jika tidak mengetahui sejarah kotanya. Termasuk sejarah Masjid Agung Sidoarjo yang letaknya persis di jantung kota pemilik klub sepak bola Deltras tersebut.

Sejarah Masjid Agung Sidoarjo :

Masjid Agung Sidoarjo Awal didirikannya adalah atas inisiatif bupati Sidoarjo R. Adipati Pandji Tjondronegoro yang menjabat mulai tahun 1882 hingga 1905 . Untuk akomodasi dari Masjid Agung Sidoarjo sangatlah mudah dicapai, karena memang letaknya ini persis di jantung kota Sidoarjo.

Awalnya Masjid ini bernama Masjid Jamik Sidoarjo Kemudian nama Masjid Agung Sidoarjo baru mulai digunakan tahun 1969, setelah penyempurnaan yang dilakukan setahun sebelumnya oleh Bupati Soedarsono.

Masjid Agung Sidoarjo berada disisi barat Alun alun berdiri dengan megahnya. Ada Prasasti dari bahan batu marmer yang terpajang di sebuah tugu sebelum di renovasi , terletak dihalaman masjid dalam aksara arab dan aksara
jawa ini menyebutkan bahwa : " Dimulainya pembangunan Masjid Sidoarjo adalah pada hari Jumat Kliwon 26 Suro 1313 Hijriyah atau 1825 tahun Jawa atau 19 Juli 1895.

Setelah  wafatAdipati Pandji Tjondronegoro dimakamkan di belakang masjid tersebut sebagai penghormatan terhadap jasa beliau dalam mengagas berdirinya masjid Agung Sidoarjo, orang sekitar sering menyebut makam pendem. Cukup lama ya awal dibangunan masjid Agung Sidoarjo, dan sudah mengalami beberapa kali pemugaran sampai menjajdi megah seperti sekarang. Pada tugu yang ada prasasti tersebut diatasnya terdapat jam sinar matahari yang terbuat dari besi, dan tugu tersebut sering di sebut BENCET oleh masyarakat Sidoarjo pada kala itu , jadi dulu menentukan kapan waku adzan di kumandangkan sebagai tanda masuknya waktu Sholat dengan melihat jam matahari. Sekarang jadi pertanyaan , dimanakah Prasasti dan Bencet tersebut?? 

(Foto : milik pak harjoto, blogger jakarta Dalam Foto memperlihatkan seoarang bapak menujuk letak prasasti pada tugu yang diatasnya ada Jam Matahari ( disebut BENCET ) di depan masjid pada tahun 1986, sebelum direnovasi).


Sekarang Masjid yang menjadi tempat ibadah masyarakat muslim disekitar lokasi ataupun yang sedang main ke alun-alun Sidoarjo ini sudah dipasang Travelator yang bisa memudahkan jamaah untuk naik ke Masjid karena posisinya yang tinggi sehingga Jamaah tidak perlu lagi naik tangga saat akan mengikuti jamaah.

Berikut Videonya :

Posting Komentar untuk "KEMEGAHAN MASJID AGUNG SIDOARJO"

close